Senin, 18 Oktober 2010

Pola Kalimat Dasar Bahasa Indonesia

Kalimat adalah kumpulan kata – kata yang memiliki arti. Dapat diartikan pula Suatu bahasa yang terdiri dari dua kata atau lebih yang mempunyai suatu pengertian dan pola intonasi akhir.

UNSUR-UNSUR KALIMAT

1. SUBYEK
adalah Unsur yang melakukan suatu tindakan atau kerja dalam suatu kalimat.

2. PREDIKAT
adalah sebagai unsur kata kerja.

3. OBYEK
adalah unsur yang dikenai kerja oleh subyek.

4. KETERANGAN
adalah kata keterangan kalimat tersebut terjadi dapat berupa keterangan waktu ataupun tempat kejadian.

5. PELENGKAP
adalah unsur yang melengkapi kalimat tak berobyek (Contoh : Adik menangis tersedu-sedu).

CONTOH KALIMAT
1.Ibu memasak
S P
2.Ibu memasak nasi
S P O
3.Ibu memasak nasi di dapur
S P O K

POLA KALIMAT DASAR

1. Kalimat Perintah
adalah suatu kalimat yang berisikan tentang perintah atau suruhan yang ditujukan kepada orang lain untuk melakukan sesuatu yang diinginkan. Biasanya kalimat perintah diakhiri dengan tanda baca seru (!)

Contoh : “Lita, tolong ambilkan piring !”

2. Kalimat Berita
adalah suatu kalimat yang mengandung peristiwa atau kejadian.
Sifat kalimat berita ada dua, yaitu :

- Ucapan Langsung : “Ibu akan pergi ke pasar sekarang” kata Ibu.

- Ucapan Tak Langsung : “Saya bertemu dengan Ibu Lita di depan pasar tadi pagi.” Ujar Rian.

3. Kalimat Tanya
adalah suatu kalimat yang mengandung suatu permintaan supaya kita mengetahui (diberi tahu) tentang sesuatu yang belum diketahui.

Contoh : Dimana kamu sekarang ?


KALIMAT EFEKTIF

Kalimat Efektif adalah kalimat yang dapat mewakili gagasan pembicara atau penulis serta dapat diterima maksudnya atau arti serta tujuannya seperti yang di maksud penulis atau pembicara.


Syarat-syarat Kalimat Efektif , yaitu :

1. Syarat awal yang meliputi pemilihan kata atau diksi dan penggunaan ejaan,

2. Syarat utama yang meliputi struktur kalimat efektif dan cirri kalimat efektif.

(http://lytasapi.wordpress.com/2010/04/25/unsur-unsur-kalimat/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar